Selasa, 19 Februari 2013

Penataan Lanskap Kota dan wilayah

Ini adalah salah satu mata kuliah (MK) di Ars lanskap IPB di smster 6. Nama MK nya "Lanskap Kota dan Wilayah" . Pada pembahasannya, Lankowil -singkatan MK ini- akan mencakup 3 skala pembahasan, yaitu Mikro (ketetanggaan), Meso (komuniti), dan Makro (wilayah).
Penataapn Lankowil nantinya harus memenuhi peran Livable yg berarti nyaman untuk ditinggali, serta Habitable yang berarti dapat dijadikan tempat tinggal yang sesuai untuk bersosial.

Nah, untuk penataan Ruang sendiri, sebetulnya telah ada UU yang mengaturnya, yaitu UU No,26 tahun 2007.. bisa di search , maka kalian bisa baca disana penjelasan panjang lebar tentang tata cara dan aturan untuk menciptakan Kota dan wilayah yang aman, produktif, nyaman, dan berkelanjutan. Intinya juga dari UU ini ialah bahwa dalam menata ruang perlu memperhatikan perlindungan fungsi ruang dan pencegahan dampak negatif terhadap lingkungan akibat pemanfaatan ruang tersebut. Berbagai aspek fisik, biologis, dan lingkungan harus tetap diperhitungkan. Jangan lupa, Msyarakat harus diikut sertakan dalam penataan suatu wilayah, karena tiap individu punya hak dan keweajiban dalam suatu daerah otonomi dan dalam hal tata ruang kotanya.

Kurang lebih begitulah.. bisa dibaca langsung di UU nya yang panjaaaanggg bgt itu.. :D > Maaf cuma singkat, udah speechless .. haha

Rabu, 26 Desember 2012


Sabtu, 08 Desember 2012



Kamis, 22 November 2012

Tentang

Tuhan… ajarkan tentang penerimaan…
menerima kenyataan bahwa dunia mengalami perubahan
Tuhan… ikhlaskan tentang kenyataan…
kenyataan bahwa tak selamanya dunia seperti yang diinginkan
Tuhan… taburkan tentang kayakinan..
keyakinan bahwa semua adalah kebaikan yang Kau janjikan

Minggu, 11 November 2012

First Short Movie Product

Akhirnyaaa..... lega banget rasanya bisa nyelesain job pembuatan film untuk acara Fieldtrip ARL 2012.
Film yang pada akhirnya rampung H-6jam sebelum Launching ini, syukurnya cukup memuaskan. Yah.. saking Kejar tayangnya, gw harus nyelesaian nih film waktu di angkot menuju lokasi Fieldtrip, karena malemnya gw gak sengaja ketiduran sebelum editing suara kelar. Baru ngerasain yg namanya kejar tayang itu --"

Dan inilah crew yang begitu hebatnya dalam produksi film perdana kita ini... (kiri-kanan) Icha gaul-Gue-Megis. Sebetulnya ada satu lagi, Soka, tp pas lg foto dia menghilang.. maaf soka :D

Ceritanya film ini sih sederhana banget, cerita tentang beragam hal yang sering terjadi selama kehidupan kuliah di arsitektur Lanskap, hingga akhirya sosok ini berhasil meraih kesuksesan.
Oh ya, Pemeran utamanya Jaka Lesmana Putra. Thanks bnyk ya Jaka atas kesediaan bertingkah konyol di film ini.. haha...
Karena harus beradegan konyol, akhirnya satu scene aja, ada yg ampe memakan waktu 1,5 jam..... sesuatu yg sesuatu banget dah.

Intinya, gw makin cinta dengan dunia perfilman seperti ini. Harapan gw nampaknya makin terasah. dan satu lagi.. gue makin Cinta dengan sahabat2 di ARL.. mereka itu HEBAT dan KREATIF parah... Makasih bnyk semuaaaa... :)

Nah.. sekarang langsung tonton aja deh Film sederhana ini.. 'Sepenuh Cinta Untuk Lengskep'  .. semoga menghibur ya :)

ni situsnya :: http://www.youtube.com/watch?v=oRY8NaknDyg

Minggu, 28 Oktober 2012

Perpisahan yang Sempurna

Sepagi itu…
Kala mentari belum bangkit dari peraduannya
Zumi berlari memecah keheningan alam, menerobos kabut subuh, menjatuhkan embun yang terpulas diatas daun
Ia berlari melawan waktu demi menjumpai Matita yang telah menunggu di bawah pohon maple yang masih menguning

“Matita, maaf aku terlambat”
Diam
“Apakah kau marah Matita?”
“Kalau kau anggap aku marah, berarti kau belum mengenalku”
“Maafkan aku Matita”
“Tak akan mungkin hanya karena beberapa detik keterlambatan ini, aku menghabiskan energi untuk marah. Menunggu kepastianmu jauh lebih penting bagiku”

Lama terdiam, hingga kicau kutilang memecah keheningan.

“Akankah kau hanya menunggu kepastian itu?”
“Aku tidak berhak menunggu hal lain” Jawab Matita
“Bagaimana jika ternyata yang kau tunggu tidak sesuai harapan?”
“Aku akan berlari… Mencari kepastian yang tersedia di tempat lain”
“semudah itu?” Zumi memegang erat lengan atas Matita
“Mengapa tak kau katakan saja segera kepastiannya?” Matita menggoyangkan tangan berusaha melepaskan genggaman Zumi

Mentaripun mengintip memberi sedikit cercah cahaya pagi

“Mengapa kau terdiam Zumi?”
“Maafkan Matita, aku tak ingin kau lelah karena berlari”
“Lebih baik aku lelah berlari dalam kepastian, dari pada aku mati dalam penantian”
“Beri aku satu kesempatan lagi untuk membujuk mereka”
“Harusnya kita bersatu karena kesempurnaan restu, bukan paksaan dan belas kasihan” dan tangis Matita pun tak tertahankan
“Bukan kah kita yang menjalankan? Mereka tak akan pernah bisa mengerti…” Zumi berupaya meyakinkan dalam keraguannya sendiri “Pergilah bersama ku, kita pasti mampu bertahan, sebagaimana pertahanan kita selama bertahun-tahun lalu”

Matita menatap Zumi tajam “Cinta memang memberikan kekuatan. Tapi, Cinta tak pernah menguatkan untuk menghalalkan dosa”
“Kau anggap semua ini dosa Matita?”
“Aku hanya menginginkan Persatauan cinta tanpa ada yang tersakiti”
“tapi… bukan berarti mengorbankan perasaanmu sendiri !”
“dan bukan berarti pula mengorbankan perasaan orang lain” Jawab Matita
Matita berjalan perlahan sembari menatap mentari yang masih tampak setengah bagian dibalik bukit “Mungkin inilah saat ketika kita harus merelakan cinta, bukan karena ia tak mencintai lagi, tapi karena Lebih baik jika tak bersama”
Matita menengok dan  menatap Zumi “Kesempurnaan cinta ialah ketika semua orang berbahagia karena cinta itu”

Zumi memalingkan pandangan “Aku banyak belajar dari mu Matita. Andaikan kita dilahirkan bukan dalam perbedaan, hingga tak ada aturan yang melarang semua ini”
Matita menarik nafas panjang “Tak perlu banyak berandai. Tuhan punya perandaian yang telah ia tentukan jauh lebih Indah dari perandaian kita”


Dan Mentaripun sempurna terbit membentuk lingkar bercahaya, sesempurna akhir cerita Zumi dan Matita.
                                                    _tarmizi : penghujung okt 2012_